Teman tapi mesra…..
Kenalkan namaku yeni,asli kota cikampek….pekerjaanku cuma seorang ibu rt(alias ibu rumah tangga)..aku punya cerita sewaktu aku masih kuliah di bandung. Aku punya tetangga di daerah tempat tinggalku,namanya pak hari. Pak hari sering dikunjungi oleh keponakannya dari jakarta,namanya budi…nah si budi ini orangnya pintar banget main gitar….seringkali dia genjrang…genjreng di depan rumah pak hari(omnya). lagu-lagunya wah terasa menusuk jiwa(ceile menusuk jiwa). pernah satu waktu aku tegur dia,eh ternyata orangnya baik jadilah kita berteman waktu itu.
Dari sekedar teman,dia berkeinginan untuk pergi ke bandung untuk melihat kampusku,katanya dia belum pernah kesana dan juga nggak punya saudara disana. Maka janjianlah kita pada liburan semesteran mendatang untuk ketemu di bandung.
Pada bulan agustus,tepatnya tanggal 21 dia datang sendirian ke bandung dengan mengenakan kaus dan celana jeans belel kesukaannya. Entah kenapa dia kesana malam-malam hari. Katanya dia sulit mendapatkan bus dan bangun kesiangan. Untunglah dia tidak kesasar di bandung dan berhasil menemukan kost-kostan ku.
Namun karena hari sudah malam,aku jadi bingung karena nggak mungkin dia menginap di tempat kostku,sebab si empunya kost pasti nggak ngijinin cowok untuk menginap di kost-kostan cewek. Maka dari itu aku hubungi lia,temanku yang punya kost “bebas gaul” disana,dan kebetulan si lia juga lagi ada acara kencan dengan cowoknya Angga.
Singkat cerita aku ajak si budi kesana,dan memang kost-kostan mentereng punya. Dikamar lia suasana memang sedikit tenang, karena rumah kost ini cuma dihuni 4 orang,kesemuanya pada balik ke jakarta pada liburan.
Aku mulai menaruh ranselku dan ranselnya di bawah ranjang tidur lia.
Bud? kamu laper nggak…?tanyaku,dan memang dia kelaparan karena bus tadi hanya berhenti di daerah purwakarta untuk sekedar makan siang..Akhirnya jadilah kita mencari rumah makan disekitar kost itu. karena yang paling dekat itu warung sate kambing,maka jadilah kita makan sate kambing.
Selesai makan,aku ajak dia kembali ke kamar lia,…..aku bilang padanya bahwa aku harus pulang sebab takut teman kostku menunggu. Ah yang benar yen!,masa malam minggu begini kamu nggak boleh nginep di rumah temenmu. Tapi bud,aku belum bilang menginap di rumah lia,gimana dong?ya sudah telpon aja dulu,bilang kalo kamu menginap disini gitu,kilahnya. Aku agak ragu-ragu juga sebab baru sekali ini aku menginap bareng cowok,deg-degan juga sih aku. Tapi memang dari pertama aku sudah tertarik dengan si budi ini,sebab selain bodi atletis,wajah manis dia juga bisa menggoyahkan jiwa dengan petikan gitarnya.
Ok deh kalo gitu,tapi aku tidur di atas ya kamu tidur di sofa sini,kilahku..
okelah tuan putri,katanya….
Jam menunjukkan pukul 11.30 malam,tapi aku belum juga bisa terpejam,kedengaran lamat-lamat suara rintihan perempuan….aku menduga siapa malam-malam begini ada perempuan merintih seperti itu….aku terbangun dan mencari asal suara itu….dan ternyata suara itu berasal dari vcd player yang disetel oleh budi. Bud….kamu belum tidur? tanyaku….Tau nih nggak bisa tidur…samar-samar kulihat adegan ranjang yang selama ini selalu diceritakan teman-temanku sedang ditonton oleh budi…nampak sekali disana seorang wanita bule sedang dijilati vaginanya oleh seorang laki-laki negro dengan “barang” nya yang panjang….aku sedikit terkesima…sebab seumur-umur aku belum pernah melihat hal seperti itu.
Lama kelamaan darahku berdesir,dan semuanya bermuara ke kedua payudara dan kelaminku. Nafasku sedikit kutahan menyaksikan adegan demi adegan di layar itu….entah si budi dapat dari mana vcd player itu….katanya itu sudah ada di bawah rak lengkap dengan filmnya..(mungkin si lia gemar juga film BF…kali…)
Tak terasa,ternyata si budi mulai mendekatiku yang masih terpana menyaksikan adegan-adegan itu. Tangannya menyibak rambutku yang panjang dan kemudian menciumi leherku….aakh…terasa sekali rangsangannya membuat darahku makin berdesir…mula-mula aku takut keterusan,dan mencoba agar dia tidak meneruskan aksinya….tapi budi juga tidak kalah set, dia mulai meraba-raba kedua payudaraku…membuat ku ooahmm…ahhh….desisku.
Selang beberapa waktu, aku sudah tidak sadar kalo bajuku sudah lepas dan tinggalah kutang yang kukenakan. Ukuranku 36C dengan ujung puting yang sedikit menantang,dan kata orang-orang jenis payudaraku mirip buah lemon,kecil tapi menggairahkan. Dengan beraninya si budi melepas bra yang kukenakan sambil terus menciumi leherku.
Aku sudah tidak ambil pusing,sebab otakku sudah ditutupi nafsu yang sampai keubun-ubun. Lantas saja aku mengambil sikap untuk melucuti juga pakaian si budi….sehingga kita sudah sama-sama telanjang dada…dan si Budi mulai mempermainkan puting dan memilin-milin serta menyedot-nyedot dengan kuatnya…dan tak terasa kemaluanku sudah basah kuyup oleh aksinya itu….oh….oh….ah…ach….teruskan bud…..
December 30th, 2009 at 7:15 pm
asik nih
February 19th, 2010 at 6:44 am
9880EE wyvtcrhdarml, [url=http://qiwxkkierhqr.com/]qiwxkkierhqr[/url], [link=http://zkjhbijcpwvx.com/]zkjhbijcpwvx[/link], http://zquwczhvbuwi.com/